SINAU BARENG WEBSITE DESA

Pulosari, 10 Pebruari 2022 bertempat di gedung aulla desa pulosari pelaksanaan kegiatan sinau bareng aplikasi sabdopalon dibuka oleh Kepala Desa Pulosari  (Nefi Ufus Solikah) Tepat pukul 9.00 Wib dalam sambutan singkatnya menyampaikan selamat datang di desa pulosari dan mempersilahkan belajar bersama dalamrangka peningkatan SDM Perangkat Desa menyongsong digitalisasi desa. Selanjutnya hadir langsung Camat Bareng  (USMAN, S.E., M.Si) selaku pembina yang berkomitmen untuk mendorong pelaksanaan aplikasi sabdopalon dalam upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat yang cepat tepat akurat dan murah selain memberikan bentuk transparansi pengelolaan anggaran desa kepada masyarakat selain itu juga berharap semua desa bisa melaksanakan aplikasi dan layanan desa melalui anjungan digital desa.

Kegiatan di ikuti 13 desa dengan peserta sejumlah 28 orang ditambah 4 pendamping desa, narasumber dari DPMD Kabupaten Jombang selaku pengembang aplikasi sabdopalan kegiatan diawali pengenalan aplikasi sabdopalon fitur dan menu yang ada di aplikasi, Dalam rangka mewujudkan Smart City, Pemerintah Kabupaten Jombang mengembangkan sebuah aplikasi E-Office Desa yang diberi nama ‘Sabdopalon’ (Sistem Administrasi, Berita, Data Deso dan Pelayanan Online), yang bisa di akses melalui www.sabdopalon. jombangkab.go.id, ‘Sabdopalon’ adalah sebuah sistem terintegrasi berbasis data kependudukan yang bersumber dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Jombang serta Keuangan Desa (Siskeudes)

Layanan ini, mengintegrasikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Dinas Sosial Jombang dan Data Keluarga berdasarkan pendataan oleh PPKB – PPPA Jombang. Sehingga, diharapkan hal ini dapat memperkuat penanganan kesejahteraan sosial di Kabupaten Jombang, baik Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Desa, Selanjutnya kegiatan belajar bareng dipandu langsung oleh narasumber untuk mengisi vitur vitur di aplikasi maupun konten berita desa, trasparansi anggaran, Profil Desa, Produk hukum danlain lain.

FISTIFAL ARIMBI BERCERITA

Pulosari Jumat, 25 Maret 2022 Hadir dalam kegiatan Kirap Budaya dan Pembukaan Festival Arimbi Bercerita,Wakil Bupati Jombang Bpk.Sumrambah S.t.M.a.p,Camat Bareng Bpk Usman S.E.Msi,Danramil 0814/16 Bareng yang di wakilkan Pelda Hermawan,Kapolsek Bareng AKP Nanang Sujianto SH,Kepala desa Pulosari dan perangkat desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Undangan.

Gelaran Kirap Budaya dan Pembukaan Festival Arimbi Bercerita berada di komplek Candi Arimbi dan bertempat di Desa Pulosari, Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang, kegiatan ini diikuti oleh warga masyarakat Desa Pulosari dari 23 RT.

Dalam pembukaan Arimbi Bercerita, Wakil Bupati Jombang Sumrambah mengatakan “Bahwa candi Arimbi ini sebuah sejarah, ini adalah bukti otentik terhadap kebesaran bangsa kita. Kalau menurut BPCB Jawa Timur, bahwa candi Arimbi dibangun di kisaran tahun 1.300. artinya 700 ratus tahun silam disini sudah ada kehidupan yang luar biasa,”

Candi Arimbi, sebagian mengartikan bahwa ini adalah simbolisasi dari ‘Tribuana Tunggal Dewi’. Beliau merupakan tokoh perempuan yang luar biasa di Kerajaan Majapahit kala itu, yang meletakkan dasar kebesaran Majapahit hingga akhirnya bisa menyatukan Nusantara.
“Sebab itu kita berharap festival Arimbi Bercerita ini bukan sekedar pameran ingin ramai, bukan sekedar karnaval, tapi kita bisa mengambil ruh nya atau tentang ruh kebesaran bangsa kita dan kejayaan Majapahit,” jelasnya.

Lanjut Wabup, harapan besar masyarakat agar termotivasi untuk mengembalikan kejayaan & kebesaran tersebut.
“Ini harus kita lakukan bersama, tidak hanya terjadi di tahun ini saja, namun kalau bisa seterusnya ada festival tahunan dari Arimbi Bercerita. Kalau ini Istiqomah ini bukan sekedar menguatkan sisi budaya tapi juga menguatkan sisi ekonomi masyarakat,” tuturnya.

ia menyampaikan sangat berterima kasih kepada pemerintah desa pulosari kecamatan bareng, dan seluruh elemen masyarakat pulosari.
“Insyaallah semoga ini akan membawa ketentraman bagi kita semua. Tujuannya agar kita bisa melakukan sesuatu demi bangsa dan negara kita,” pungkasnya.

Dalam pagelaran festival ini, peserta membawa arak-arakan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur dan pagelaran seni budaya dengan menggunakan kostum pewayangan dan ratu khas kerajaan zaman dulu. Para sesepuh biasa menyebut itu sebagai pusaka asli dari desa ini.

Untuk diketahui, Festival Arimbi Bercerita sendiri akan digelar mulai tanggal 25 – 28 Maret 2022. Selama kegiatan berlangsung, beberapa agenda digelar mulai dari pameran pusaka hingga workshop pengembangan kebudayaan.