Desa di Jombang Menuju Transaksi Non-Tunai Demi Efisiensi dan Kemudahan Keuangan

Jombang, 27 Februari 2024 – Desa-desa di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sedang mempersiapkan diri untuk mengadopsi sistem transaksi non-tunai dengan tujuan meningkatkan efisiensi dan kemudahan dalam bertransaksi keuangan. Langkah ini diharapkan akan membawa dampak positif bagi manajemen keuangan desa serta memudahkan petugas desa dalam melakukan transaksi sehari-hari.

Salah satu tujuan utama dari pengenalan sistem transaksi non-tunai ini adalah untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan desa. Dengan menggunakan metode non-tunai, seperti transfer bank dan pembayaran digital, diharapkan proses pembayaran tagihan, gaji pegawai, serta penyaluran dana bantuan sosial dapat dilakukan dengan lebih cepat dan tepat.

Selain itu, adopsi transaksi non-tunai juga akan memberikan kemudahan bagi petugas desa dalam melaksanakan tugas administratif mereka. Dengan tidak lagi bergantung pada uang tunai, risiko kehilangan atau kesalahan dalam pencatatan transaksi dapat diminimalkan, sehingga memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa.

Pihak Bank Jombang, sebagai mitra dalam inisiatif ini, menyatakan kesiapannya untuk mendukung desa-desa di Kabupaten Jombang dalam mengadopsi transaksi non-tunai. Mereka akan menyediakan layanan perbankan digital serta memberikan pelatihan kepada petugas desa tentang penggunaan sistem transaksi non-tunai.

Diharapkan bahwa dengan adopsi transaksi non-tunai ini, Desa di Kabupaten Jombang dapat mengoptimalkan pengelolaan keuangan mereka, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat transparansi dalam pemerintahan desa.

Bank Jombang Menggelar Sosialisasi Implementasi Transaksi Non Tunai Desa dan Uji Coba Siskeudes Online

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) – Kabupaten Jombang kerjasama bersama Bank Jombang telah menggelar Sosialisasi Implementasi Transaksi Non Tunai Desa dan Uji Coba Siskeudes Online kepada perwakilan 21 Pemerintahan Desa se-Kabupaten Jombang yang akan dijadikan pilot project. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan memudahkan petugas desa dalam bertransaksi keuangan. Serta langkah-langkah penting dalam mendukung perkembangan efisiensi desa dalam meningkatkan inklusi keuangan desa, dan memberikan manfaat penggunaan teknologi finansial kepada Pemerintahan Desa.

Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Jombang, Dinas Komunikasi dan Informatika, Direktur Bisnis Bank Jombang Bpk. Adam Joyo Pranoto, S.Kom., ME, serta dari PT. Lawang Sewu Teknologi sebagai vendor pendamping aplikasi Siskeudes Online.

 

Apa itu Siskeudes Online

Siskeudes Online merupakan sebuah platform berbasis website yang terintegrasi dengan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Pada uji coba Siskeudes Online ini sebagai solusi administrasi desa secara online yang mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa.

Tidak hanya itu, Siskudes Online ini juga dapat melakukan pembayaran pajak dengan Direktorat Jenderal Pajak secara realtime.

Dengan adanya sosialisasi ini dapat menjadi langkah maju ke desa-desa khususnya Kabupaten Jombang menuju transformasi digital, mengurangi transaksi penggunaan uang tunai, dan membangun ekosistem keuangan inklusif. Dengan adanya dukungan dari pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat, diharapkan Pemerintahan Desa semakin menuju smart governance di Kabupaten Jombang melalui penggunaan teknologi finansial.

Bank Jombang Siap Menyokong Era Transaksi Non Tunai Desa di Lingkup Pemerintahan Kabupaten Jombang

BANK JOMBANG – Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia telah menerbitkan surat perihal Implementasi Transaksi Non Tunai pada Pemerintah Desa pada tanggal 5 Juli 2023. Sebagai Bank Pengelola Rekening Kas Desa, Bank Jombang pun siap dan mendukung implementasi tersebut khususnya di lingkup pemerintahan kabupaten Jombang. Bahkan dengan adanya implementasi ini, Bank Jombang berkomitmen selalu memberikan pelayanan terbaik kepada setiap desa di lingkup kabupaten Jombang. Sebagaimana diketahui sebelumnya, Bank Jombang telah ditunjuk sebagai pengelola rekening kas desa di Kabupaten Jombang sesuai sejak tahun 2017.

Khusus implementasi transkasi non tunai pada pemerintah desa, Bank Jombang telah mengembangkan sistem aplikasi yang terkoneksi langsung dengan siskeudes online ,sehingga dalam pelaksanaannya nanti , desa akan lebih dimudahkan dalam melakukan transaksi. Dalam aktifitas berkaitan dengan pembayaran Non Tunai, Bank Jombang telah memiliki ijin dari Bank Indonesia perihal Persetujuan Izin Sebagai Penyedia Jasa Pembayaran Kategori Izin 1 dengan Aktifitas Penatausahaan Sumber Dana berupa Penyelenggaraan Layanan ATM Cardless.

Bank Jombang berkomitmen untuk terus melakukan inovasi digital di dunia perbankan, guna memberikan pengalaman yang terbaik bagi nasabah. Siskeudes online merupakan salah satu inovasi digital yang diberikan kepada pemerintah desa guna mendukung implementasi transaksi non tunai.

Pemerintah Desa Bersama PPS Pulosari Mengucapkan Terima Kasih Kepada Semua Pihak atas Kerjasama Mensukseskan Pelaksanaan Pemilu 2024

Pulosari, 15 Februari 2024

Dalam sebuah acara yang penuh kehangatan, Pemerintah Adesa bersama Panitia Pemilihan Suara (PPS) Pulosari mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah turut serta dalam mensukseskan pelaksanaan pesta demokrasi Pemilu tahun 2024. Terutama kepada Linmasan, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dan PKD, serta jajaran Forum Komunikasi Kecamatan (Forkamcam) Bareng.

Kepala Desa Pulosari, Ibu Nefi Ufus Sholikah, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras dan dedikasi semua pihak dalam menjaga ketertiban dan kelancaran jalannya proses pemungutan suara di desa tersebut. “Tanpa kerjasama yang solid dari seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait, kami tidak akan bisa mencapai kesuksesan seperti yang terjadi pada Pemilu kali ini,” ujar Bapak Nefi Ufus Sholikah dengan penuh rasa bangga.

Selain itu, Ibu VNefi Ufus Sholikah juga mengucapkan terima kasih kepada semua warga desa yang telah berpartisipasi dalam proses demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya. “Partisipasi aktif dari masyarakat adalah kunci utama kesuksesan sebuah pemilu, dan kami sangat berterima kasih atas antusiasme yang ditunjukkan oleh seluruh warga desa Pulosari,” tambahnya.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah perwakilan dari kepolisian setempat, TNI, dan seluruh aparat keamanan lainnya yang telah bekerja keras dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pemilu. Kehadiran mereka memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pemilih serta memastikan berlangsungnya proses demokrasi secara damai dan tertib.

Sementara itu, Ketua PPS Pulosari, Hizrotul khikmah Aini, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua anggota KPPS dan PKD yang telah bekerja keras selama proses pemungutan suara berlangsung. “Kami sadar betul betapa besar tanggung jawab yang diemban, namun berkat kerja keras dan komitmen dari seluruh anggota, semuanya dapat terlaksana dengan baik,” ucap Aini dengan senyum sumringah.

Acara ditutup dengan penuh kebersamaan dan semangat optimisme untuk masa depan yang lebih baik. Semua pihak berharap bahwa semangat demokrasi dan kebersamaan yang telah terjalin selama Pemilu akan terus berlanjut dan menjadi pondasi bagi kemajuan desa Pulosari ke depannya.

Penyelenggaraan Pemilu 2024 di Desa Pulosari Dihadiri Secara Langsung oleh Farum Komunikasi Kecamatan Bareng

Desa Pulosari, 14 Februari 2024 – Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Desa Pulosari berlangsung sukses dan lancar dengan kehadiran langsung dari Farum Komunikasi Kecamatan Bareng. Acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Babinsa (Bintara Pembina Desa), Babinkantipmas (Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), Camat Bareng, Pemerintah Desa, PKD (Panitia Pemungutan suara), dan PPS (Panitia Pemilihan Suara).

Pemilu kali ini di Desa Pulosari diselenggarakan dengan tingkat partisipasi yang tinggi dari masyarakat setempat. Dengan adanya kehadiran langsung dari Farum Komunikasi Kecamatan Bareng, penyelenggaraan Pemilu berjalan dengan tertib dan terkoordinasi dengan baik.

Farum Komunikasi Kecamatan Bareng, yang merupakan forum komunikasi antara pemerintah kecamatan dengan berbagai elemen masyarakat, memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran proses Pemilu. Kehadiran mereka memastikan adanya koordinasi yang efektif antara berbagai pihak terkait, sehingga pelaksanaan Pemilu dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Selain itu, kehadiran Babinsa dan Babinkantipmas juga turut memberikan rasa aman dan ketertiban selama berlangsungnya proses Pemilu. Dengan adanya pengamanan yang baik, masyarakat Desa Pulosari dapat memberikan suaranya dengan tenang dan nyaman.

Camat Bareng serta pemerintah desa juga turut aktif dalam memastikan kelancaran proses Pemilu. Mereka memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menjamin keberhasilan Pemilu di tingkat desa.

Selain itu, peran PKD dan PPS dalam penyelenggaraan Pemilu tidak dapat diabaikan. Mereka telah bekerja keras dalam menyiapkan segala kebutuhan teknis dan administratif untuk memastikan proses pemungutan suara dan penghitungan berjalan dengan transparan dan akurat.

Dengan kerja sama yang solid antara berbagai pihak terkait, penyelenggaraan Pemilu di Desa Pulosari sukses dilaksanakan. Semua tahapan, mulai dari proses pemilihan hingga penghitungan suara, berjalan dengan lancar dan adil. Hasil akhir dari Pemilu ini diharapkan akan mencerminkan kehendak rakyat Desa Pulosari secara keseluruhan.

PPS Desa Pulosari Gelar Apel Pendistribusian Kotak Suara Bersama Babinsa, Babinkamtibmas, Linmas, dan PKD

Pulosari, 13 Februari 2024 – Pada hari ini, PPS (Panitia Pemungutan Suara) Desa Pulosari menggelar apel penting dalam rangka persiapan pelaksanaan pemilihan umum di desa ini. Apel tersebut difokuskan pada pendistribusian kotak suara ke 12 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh wilayah desa.

Acara apel yang berlangsung di halaman Kantor Desa Pulosari pada pukul 15.00 WIB ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan penting, antara lain Babinsa (Bintara Pembina Desa), Babinkamtibmas (Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), Linmas (Perlindungan Masyarakat), serta PKD

Dalam sambutannya, Ketua PPS Desa Pulosari, Hizrotul khikmah aini, menyampaikan pentingnya kerjasama antara berbagai pihak dalam menjaga kelancaran proses pemungutan suara. “Kehadiran kita semua di sini hari ini menandai awal dari tahapan penting dalam proses demokrasi di desa kita. Pendistribusian kotak suara ini merupakan langkah awal yang harus dilakukan dengan cermat dan tertib,” ujarnya.

Setelah arahan dari Ketua PPS, dilanjutkan dengan pembagian tugas kepada masing-masing tim yang terlibat dalam pendistribusian kotak suara. Babinsa, Babinkamtibmas, dan Linmas ditugaskan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama proses distribusi berlangsung, sementara Panitia Pengawas Desa diberi tugas untuk melakukan pengawasan terhadap keseluruhan proses tersebut.

Proses distribusi kotak suara dilakukan dengan cermat dan terkoordinasi. Setiap kotak suara dikawal oleh tim gabungan yang telah ditugaskan ke masing-masing TPS. Pendistribusian dilakukan dengan menggunakan kendaraan yang telah disiapkan oleh pemerintah desa, untuk memastikan kotak suara sampai tepat waktu di lokasi yang dituju.

Menyusul proses pendistribusian, seluruh tim memberikan laporan kepada Ketua PPS mengenai kelancaran proses distribusi di masing-masing TPS. “Alhamdulillah, proses pendistribusian kotak suara berjalan lancar dan tanpa hambatan. Ini tidak lepas dari kerjasama yang baik antara semua pihak yang terlibat,” ujar Bapak Sutrisno dalam evaluasi singkat setelah pendistribusian selesai.

Dengan selesainya tahapan pendistribusian kotak suara ini, Desa Pulosari semakin siap untuk melaksanakan pemilihan umum dengan aman, tertib, dan lancar. Semua pihak berkomitmen untuk menjaga proses demokrasi yang berjalan dengan baik, serta memastikan hak setiap warga desa untuk menggunakan hak pilihnya dengan bebas dan adil.

Demikianlah, pendistribusian kotak suara oleh PPS Desa Pulosari bersama dengan Babinsa, Babinkamtibmas, Linmas, dan Panitia Pengawas Desa telah selesai dilaksanakan dengan sukses. Semoga pemilihan umum di Desa Pulosari berjalan lancar dan memberikan hasil yang memuaskan bagi seluruh warga.

 

Pemerintah Desa Pulosari Tingkatkan Kapasitas Kader Posyandu Bersama Puskesmas dan Pendamping Desa

Pulodsari, 13 Februari 2024 – Pemerintah Desa Pulodsari terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Upaya terbarumerekaadalah dengan menggelar pelatihan untuk memperkuat kapasitas kader Posyandu, bekerja sama dengan Puskesmas setempat dan didampingi oleh pendampingdesa.Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kader Posyandu tentang tugas pokok dan fungsi mereka, serta prosedur administrasi yang terkait.

Acara pelatihan yang dilaksanakan di balai desa pada hari Senin (10/2) ini dihadiri oleh puluhan kader Posyandu dari berbagai dusun di wilayah Pulodsari. Narasumber yang diundang dalam acara ini berasal dari tenaga medis Puskesmas setempat, yang memberikan materi tentang tugas pokok dan fungsi kader Posyandu serta pentingnya peran mereka dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Salah satu narasumber, dr. Susilo, menyampaikan, “Kader Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat, terutama dalam hal deteksi dini penyakit dan penyuluhan kesehatan. Dengan peningkatan kapasitas dan pemahaman mereka tentang tupoksi, diharapkan pelayanan kesehatan dasar di tingkat masyarakat dapat lebih optimal.”

Selain itu, materi tentang prosedur pembuatan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) juga diberikan kepada para kader Posyandu. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap kegiatan yang dilakukan oleh Posyandu didokumentasikan dengan baik dan transparan, sesuai dengan prinsip akuntabilitas yang diatur dalam pengelolaan dana desa.

Pendamping desa, Bapak Sugiarto, menekankan pentingnya pelaksanaan kegiatan Posyandu dengan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. “Dengan pemahaman yang baik tentang tupoksi dan pembuatan SPJ, diharapkan kader Posyandu dapat lebih terorganisir dalam melaksanakan setiap kegiatan dan mengelola dana dengan transparan. Ini juga akan memudahkan dalam memonitoring dan evaluasi pelaksanaan program kesehatan di tingkat desa,” ujarnya.

Kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Desa Pulodsari. Pemerintah Desa berkomitmen untuk terus mendukung dan memperkuat peran serta masyarakat dalam upaya menjaga kesehatan bersama-sama.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan penilaian oleh peserta, yang menunjukkan antusiasme tinggi mereka dalam mengikuti pelatihan ini. Semangat untuk memberikan kontribusi lebih besar dalam pembangunan kesehatan masyarakat di Pulodsari pun semakin terpancar.

Demikianlah, pemerintah desa Pulodsari terus bergerak dalam membangun kesejahteraan dan kesehatan masyarakatnya melalui langkah-langkah nyata seperti pelatihan ini. Semoga dengan adanya peningkatan kapasitas kader Posyandu, pelayanan kesehatan masyarakat di desa ini semakin berkualitas dan merata.

 

PJ Bupati Jombang SUGIAT S.SOS, M.PSI.T. Hadiri Musrenbang Kecamatan Bareng Tahun 2024

Bareng, 31 Januari 2024 – Pj Bupati Jombang, SUGIAT S.SOS, M.PSI.T., menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bareng dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2025. Kehadiran Pj Bupati pada acara ini menandai komitmen pemerintah daerah untuk menggali aspirasi masyarakat dalam menyusun program pembangunan yang berfokus pada kebutuhan nyata di tingkat kecamatan.

 

Dalam sambutannya, Pj Bupati SUGIAT menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Beliau menyatakan, “Musrenbang adalah wadah bagi kita semua untuk bersama-sama merumuskan rencana pembangunan ke depan. Saya yakin, melalui dialog dan diskusi yang baik, kita dapat menciptakan program-program yang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat di Kecamatan Bareng.”

Acara Musrenbang Kecamatan Bareng dihadiri oleh sejumlah unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, dan perwakilan dari berbagai kelompok masyarakat. Diskusi dalam forum ini mencakup berbagai sektor pembangunan, termasuk kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan ekonomi.

Pj Bupati SUGIAT juga menyampaikan beberapa fokus pembangunan yang menjadi prioritas pemerintah daerah untuk tahun mendatang. Diantaranya adalah peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, serta pembangunan infrastruktur dasar yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Selama acara, masyarakat Kecamatan Bareng secara aktif memberikan masukan, aspirasi, dan usulan untuk pembangunan daerah. Dialog terbuka ini menjadi sarana efektif untuk menggali kebutuhan riil masyarakat yang akan dijadikan dasar dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2025.

Pj Bupati SUGIAT menutup sambutannya dengan mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama berkomitmen mewujudkan visi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. “Komitmen kita hari ini akan menjadi dasar bagi pembangunan yang merata dan berkeadilan di seluruh Kecamatan Bareng. Mari kita bekerja bersama, bergandengan tangan, demi terwujudnya masyarakat Jombang yang lebih baik,” ungkapnya.

Acara Musrenbang Kecamatan Bareng tahun 2024 ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2025 yang responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat, serta mampu menciptakan pembangunan yang berdampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat di Jombang.

KECAMATAN BARENG GELAR SOSIALISASI UPDATING PRODESKEL DAN EPDESKEL

Dalam rangka mendukung pemerintahan yang efisien dan responsif, Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang menggelar kegiatan sosialisasi updating Prodeskel (Program Pendataan Desa dan Kelurahan) dan EPDESLE (Edukasi Pembangunan Desa dan Kelurahan). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta pihak terkait di wilayah kecamatan.

Prodeskel dan EPDESLE: Peran Penting dalam Perencanaan Pembangunan

Prodeskel merupakan program pendataan yang bertujuan untuk menyediakan informasi terkini dan akurat mengenai kondisi desa dan kelurahan. Sementara EPDESLE adalah inisiatif edukasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pembangunan desa dan kelurahan. Kedua program ini menjadi landasan yang kuat untuk perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang lebih terarah.

Sosialisasi Sebagai Langkah Awal:

Kegiatan sosialisasi ini diinisiasi oleh Kecamatan Bareng sebagai langkah awal untuk mengedukasi masyarakat dan perangkat desa tentang pentingnya updating Prodeskel dan EPDESLE. Camat Bareng, [Nama Camat], menyampaikan bahwa partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan dalam mencapai pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Melalui updating Prodeskel dan EPDESLE, kita dapat memiliki data yang akurat dan menggambarkan kebutuhan masyarakat secara detail. Ini menjadi dasar bagi perencanaan pembangunan yang tepat sasaran,” ujar Camat Bareng.

Peran Aktif Masyarakat dalam Proses Updating:

Sosialisasi ini juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam proses updating. Masyarakat dihimbau untuk memberikan informasi yang valid mengenai kondisi desa dan kelurahan mereka, serta menyampaikan aspirasi dan kebutuhan pembangunan yang dianggap penting.

Manfaat Updating Prodeskel dan EPDESLE:

  1. Perencanaan Pembangunan yang Tepat Sasaran: Data yang terkumpul akan membantu pemerintah dalam perencanaan pembangunan yang lebih spesifik dan sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat.
  2. Penyelarasan Program Pembangunan: Updating Prodeskel memungkinkan penyelarasan program pembangunan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.
  3. Transparansi dan Akuntabilitas: Informasi yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan membuka ruang bagi partisipasi masyarakat dalam memantau dan mengevaluasi pembangunan di wilayahnya.
  4. Pemberdayaan Masyarakat: EPDESLE sebagai bagian dari sosialisasi ini bertujuan memberdayakan masyarakat dalam memahami dan terlibat langsung dalam proses pembangunan.

Langkah Selanjutnya: Kolaborasi Berkelanjutan

Kecamatan Bareng berkomitmen untuk melanjutkan langkah-langkah edukasi dan kolaborasi dengan masyarakat dalam proses updating Prodeskel dan EPDESLE. Pemerintah kecamatan mengajak semua pihak untuk bersatu dalam mencapai pembangunan yang berkelanjutan, merata, dan merakyat.

TAHAPAN PEMILU 2024 – ENTRI DATA CALON KPPS MELALUI APLIKASI sikaba.go.id

Desa Pulosari, 9 Januari 2024

Hari ini, PPS (Panitia Pemilihan Suara) Desa Pulosari bersama PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dengan antusias melasanakan penyelesaian tahapan penting dalam persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Entri kelengkapan data Calon Anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) dari 12 rencana TPS (Tempat Pemungutan Suara) se Desa Pulosari telah berhasil dilaksanakan melalui aplikasi resmi Siakba.go.id.

Proses ini merupakan bagian dari upaya PPS Desa Pulosari untuk memastikan transparansi, akurasi, dan efisiensi dalam perekrutan Calon Anggota KPPS. Aplikasi Siakba.go.id telah menjadi platform utama untuk pengumpulan data dan pengelolaan informasi terkait pemilihan ini.

Kehadiran seluruh Calon Anggota KPPS dari 12 rencana TPS turut memeriahkan acara pengumuman yang dilaksanakan di kantor desa. Mereka hadir dengan semangat dan tanggung jawab tinggi untuk menjalankan tugasnya dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

Ketua PPS Desa Pulosari, menyatakan, “Kami berkomitmen untuk melaksanakan pemilihan dengan transparan dan adil. Melalui penggunaan aplikasi Siakba.go.id, kami yakin dapat mengoptimalkan proses rekrutmen Calon Anggota KPPS dan memastikan kelancaran pelaksanaan Pemilu di tingkat desa kami.”

Adapun tahapan selanjutnya dalam persiapan Pemilu 2024 melibatkan pelatihan Calon Anggota KPPS, sosialisasi kepada masyarakat, dan simulasi pemungutan suara. PPS Desa Pulosari juga mengajak seluruh warga desa untuk aktif mengikuti informasi terkait Pemilu melalui saluran resmi dan sosial media yang telah disediakan.

Semoga Pemilu 2024 di Desa Pulosari berlangsung dengan aman, damai, dan memberikan kontribusi positif untuk demokrasi di Indonesia.