Saptu, 2 November 2024 – Dalam upaya memberantas peredaran narkoba dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkoba, Polsek Bareng bersama Pemerintah Desa Pulosari Kecamatan Bareng mengadakan sosialisasi dan penyuluhan bahaya narkoba. Acara ini diadakan di Balai Desa Pulosari dan dihadiri oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Bareng Aiptu Budi Hariono, Camat Bareng Usman, S.E., M.Si., serta Kepala Desa Pulosari Nefi Ufus Solikah. Kegiatan ini diikuti oleh para remaja Desa Pulosari yang sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan.

Dalam sambutannya, Camat Usman menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat, terutama generasi muda, dalam menghindari dan melawan penyalahgunaan narkoba. “Remaja adalah harapan bangsa. Oleh karena itu, kita semua bertanggung jawab untuk menjaga mereka dari bahaya narkoba yang dapat menghancurkan masa depan mereka,” ujar Camat Usman.
Kanit Binmas Polsek Bareng menjelaskan bahaya dari penggunaan narkoba, baik dari segi kesehatan maupun dampak sosialnya. Ia juga mengajak peserta untuk memahami tanda-tanda penyalahgunaan narkoba dan cara melaporkan jika menemui hal tersebut di lingkungan mereka. “Pencegahan sejak dini adalah langkah terbaik untuk menjaga generasi kita dari jerat narkoba,” ungkapnya.

Kepala Desa Pulosari, Nefi Ufus Solikah, juga menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini dan mengharapkan para remaja di Desa Pulosari bisa menjadi contoh bagi lingkungannya dalam menjauhi narkoba. “Kami berharap Desa Pulosari bisa menjadi desa yang bebas dari narkoba, dan itu semua bisa terwujud dengan komitmen kita bersama,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para remaja Desa Pulosari aktif bertanya mengenai cara-cara efektif untuk menghindari pergaulan yang berisiko. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan Desa Pulosari yang lebih aman dan bebas dari narkoba.



Kejadian ini menarik perhatian masyarakat sekitar yang segera berusaha memberikan bantuan untuk memadamkan api di lokasi. Meski demikian, kobaran api yang cukup besar membuat beberapa bagian rumah tak dapat diselamatkan.
Kapolsek Bareng, IPTU MUSTOIB S.H, beserta Babinkamtibmas dan Kepala Desa Pulosari segera datang ke lokasi kejadian untuk melakukan peninjauan langsung. Dalam sidaknya, Kapolsek mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik yang tidak aman, terutama saat menyimpan bahan-bahan mudah terbakar seperti bensin di dalam rumah.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Pihak kepolisian bersama perangkat desa akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.




