Pulosari, Sumbermulyo — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Asy-Syuhada, Dusun Sumbermulyo, Desa Pulosari, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan dihadiri para kiai, tokoh agama, pemerintah desa, perangkat desa, pengurus NU, banom NU, serta masyarakat Muslimin dan Muslimat.

Dalam sambutannya pada kegiatan pengajian di Desa Pulau Sari, Camat Bareng Tridoyo Purnomo, S.STP .menyampaikan apresiasi kepada panitia, pemerintah desa, tiga pilar desa, serta masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai pengajian tidak hanya menjadi sarana menambah ilmu keagamaan, tetapi juga sebagai upaya memperoleh keberkahan, ketenangan, dan memperkuat keimanan masyarakat. Kegiatan keagamaan seperti ini dinilai penting, khususnya dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda.
Camat menekankan bahwa tantangan orang tua saat ini adalah mengajak generasi muda agar lebih tertarik mengikuti kegiatan yang bersifat edukatif, terutama yang berkaitan dengan etika, agama, keyakinan, dan keimanan. Menurutnya, keluarga diharapkan mampu membimbing anak-anak agar meraih keberhasilan, baik di dunia maupun di akhirat.
Selain itu, Camat juga mengapresiasi masyarakat Desa Pulau Sari atas partisipasinya dalam kegiatan BHBN yang sebelumnya telah berlangsung dengan baik. Ia berharap semangat kebersamaan, silaturahmi, dan kegiatan positif di tengah masyarakat terus dipertahankan.
Dalam kesempatan tersebut, Camat turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan pengajian dan pembinaan masyarakat.

Sambutan MWC NU, masyarakat diajak menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, memperbanyak shalawat, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan ibadah.
Selain memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut juga menjadi momentum kebersamaan masyarakat dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta menyambut Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang. Masyarakat diajak mendoakan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan menghasilkan kepemimpinan yang amanah.
Tausiyah Bersama KH SAMI’AN . Utamakan Hati yang Bersih ,Dalam tausiyahnya, jamaah diingatkan bahwa harta, jabatan, kendaraan mewah maupun kekayaan bukanlah bekal utama di hadapan Allah SWT. Bekal terpenting adalah hati yang bersih (qalbun salim) serta amal kebaikan.

Jamaah juga diajak memperbanyak taubat dan memperbaiki diri karena kehidupan dunia bersifat sementara. Setiap orang hendaknya mempersiapkan bekal sebelum datangnya kematian.
Menjadi Pribadi yang Dermawan
Pesan berikutnya adalah pentingnya menjadi pribadi yang dermawan dan ikhlas. Jamaah diajak meneladani Rasulullah SAW dalam kepedulian terhadap sesama, membantu orang lain, serta tidak memiliki sifat kikir.
Kebaikan tidak harus selalu dalam jumlah besar. Yang terpenting adalah keikhlasan dan kemauan untuk berbagi sesuai kemampuan.
Mari Memakmurkan Masjid
Jamaah juga mendapatkan pesan penting untuk lebih rajin salat dan memakmurkan masjid. Membangun dan memperindah masjid merupakan amal yang baik, tetapi akan semakin bermakna apabila masjid diisi dengan salat berjamaah, pengajian, doa, dan kegiatan keagamaan.
Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat Sumbermulyo diharapkan semakin mencintai Rasulullah, meningkatkan ibadah, memperkuat kepedulian sosial, serta mendidik generasi muda agar menjadi anak-anak yang saleh dan salehah.
Inti pesan Maulid Nabi: Mari meneladani Rasulullah SAW dengan hati yang bersih, rajin beribadah, gemar berbagi, dan bersama-sama memakmurkan masjid.


