Jombang, 15 Agustus 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, menggelar tasyakuran, tirakatan dan doa lintas agama pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026 Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh suasana kebersamaan. Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil, Kapolsek, Kepala KUA, Kepala Puskesmas Bareng, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Golkar Sumardi, S.H., M.H., unsur tokoh agama dari NU, LDII, Muhammadiyah, perwakilan Gereja, para Kepala Desa, serta unsur masyarakat Kecamatan Bareng.
Rangkaian kegiatan diisi dengan doa lintas agama sebagai wujud rasa syukur atas kemerdekaan sekaligus memperkuat semangat persatuan dan toleransi antarumat beragama di wilayah Kecamatan Bareng.
Dalam sambutannya, Camat Bareng, Tridoyo Purnomo, S.STP., menyampaikan bahwa kegiatan tirakatan dan tasyakuran dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI merupakan kegiatan yang setiap tahun dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus sarana untuk mengenang perjuangan para pahlawan.
“Kegiatan tirakatan setiap tahun kita laksanakan. Kita harus meneladani para pahlawan yang telah berjuang dan berkorban untuk kemerdekaan bangsa Indonesia.” tutur Tridoyo Purnomo.
Lebih lanjut, Camat Bareng mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai kemerdekaan dengan terus berkontribusi sesuai tugas dan peran masing-masing.
“Momentum tasyakuran HUT RI ke-81 ini menjadi momentum bersama untuk mengisi kemerdekaan sesuai dengan porsi dan tugas kita masing-masing.”
Dalam sambutannya, Tridoyo juga mengingatkan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa dan peran ulama dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Salah satunya adalah sejarah Resolusi Jihad yang lahir dari KH Hasyim Asy’ari di Tebuireng, Jombang, yang menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan dan ulama tersebut perlu terus diteladani dalam kehidupan bermasyarakat saat ini, terutama dalam menjaga persatuan, kerukunan, gotong royong dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kegiatan tirakatan dan doa lintas agama tersebut menjadi simbol kuatnya kebersamaan masyarakat Kecamatan Bareng. Perbedaan latar belakang agama dan organisasi tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama bersyukur, mendoakan bangsa, serta menjaga persatuan.
Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, masyarakat Kecamatan Bareng diharapkan terus meneruskan semangat perjuangan para pendahulu dengan cara memberikan kontribusi terbaik sesuai bidang dan tanggung jawab masing-masing.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩
Teruskan Perjuangan, Jaga Persatuan, dan Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata.











