Pulosari – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPN Veteran Jawa Timur) Kelompok 31 Sandika Sahakara menginisiasi program Bank Sampah Berbasis Pemilahan Tiga Kategori di Desa Pulosari, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Melalui program ini, mahasiswa menyediakan fasilitas pemilahan sampah berdasarkan tiga jenis, yaitu kaleng, plastik kantong, dan plastik botol, yang ditempatkan di Dusun Pulosari, Dusun Pulonasir, dan Dusun Sumbermulyo sebagai upaya membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih tertib, bernilai ekonomi, dan berkelanjutan.
Program tersebut lahir dari hasil observasi lapangan yang menunjukkan bahwa sebagian besar sampah anorganik di lingkungan masyarakat masih tercampur dan belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, sampah seperti kaleng maupun plastik memiliki nilai ekonomi apabila dipilah dan dikelola melalui sistem bank sampah. Berangkat dari kondisi tersebut, Mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur menghadirkan sarana pemilahan sampah sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dari rumah.
Program tersebut diawali dengan kegiatan survei lapangan yang dilaksanakan pada 19 Juli 2026. Pada tahap ini, mahasiswa melakukan observasi di sejumlah titik di Desa Pulosari untuk mengidentifikasi kondisi pengelolaan sampah, pola pembuangan sampah masyarakat, serta menentukan lokasi yang paling strategis untuk penempatan fasilitas bank sampah. Hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar sampah anorganik di lingkungan masyarakat masih tercampur dan belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, sampah seperti kaleng
maupun plastik memiliki nilai ekonomi apabila dipilah dan dikelola melalui sistem bank sampah.
Sebagai tindak lanjut dari hasil survei tersebut, pada Senin, 20 Juli 2026 mahasiswa KKN melakukan koordinasi dan perizinan dengan Pemerintah Desa Pulosari beserta perangkat dusun terkait lokasi pemasangan fasilitas bank sampah. Proses ini dilakukan untuk memastikan titik pemasangan berada di lokasi yang mudah dijangkau masyarakat serta memperoleh dukungan penuh dari pemerintah desa agar program dapat berjalan secara berkelanjutan.
Setelah memperoleh persetujuan, proses pemasangan fasilitas Bank Sampah Berbasis Pemilahan Tiga Kategori dilaksanakan pada Jumat, 24 Juli 2026 di tiga dusun, yakni Dusun Pulosari, Dusun Pulonasir, dan Dusun Sumbermulyo. Bersamaan dengan pemasangan tersebut, mahasiswa juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari rumah sesuai dengan kategorinya sehingga proses pengelolaan dan penjualan sampah menjadi lebih mudah dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Salah satu perwakilan Mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur Kelompok 31 Sandika Sahakara Aditya Ferians, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa sampah memiliki potensi ekonomi apabila dikelola dengan baik.
“Kami ingin mengajak masyarakat melihat sampah dari sudut pandang yang berbeda. Kaleng, plastik kantong, maupun plastik botol bukan sekadar limbah, tetapi memiliki nilai jual apabila dipilah dan dikumpulkan dengan benar. Harapannya, budaya memilah sampah dapat menjadi kebiasaan masyarakat sehingga lingkungan Desa Pulosari semakin bersih sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga,” ujarnya.
Sementara itu, Ibu Pala, salah seorang warga Dusun Sumbermulyo, Desa Pulosari, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, keberadaan bank sampah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga secara lebih tertata.
“Selama ini kami belum terbiasa memilah sampah. Dengan adanya bank sampah ini, kami jadi lebih memahami bahwa sampah masih memiliki manfaat apabila dipisahkan sesuai jenisnya. Semoga program ini terus berjalan sehingga lingkungan desa semakin bersih dan masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan,” tuturnya.

Melalui program Bank Sampah Berbasis Pemilahan Tiga Kategori ini, Mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur Kelompok 31 Sandika Sahakara menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program pengabdian yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Diharapkan, keberadaan bank sampah di Dusun Pulosari, Dusun Pulonasir, dan Dusun Sumbermulyo tidak hanya mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, tetapi juga menjadi fondasi pengembangan ekonomi sirkular berbasis masyarakat di Desa Pulosari.








