MENJAWAB KEBUTUHAN INFORMASI PUBLIK WARGA

Temukan informasi publik terkini dari Pemerintah Desa Pulosari Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang
SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT (klik di atas)
GERAKAN DESA ANTI KORUPSI (klik di atas)
Surat keterangan dari APH berdasarkan surat permohonan dari Pemkab
Lihat Selanjutnya (klik di atas)
ChatGPT Image 29 Jul 2026, 09.40.34
Dapatkan Informasi (klik gambar di atas)
Lihat Selanjutnya (klkdi atas)

Statistik Penduduk Desa Pulosari

LAKI LAKI
0
PEREMPUAN
0
KEPALA KELURAGA
0
JUMLAH JIWA
0

Rencana Belanja Tahun 2026
Rp.1.874.777.922,99

Bidang Pemerintahan Desa
Rp. 772.024.376,95,- 100%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp. 442.272.194,00,- 100%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp.78.794.250,05,- 100%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp. 34.000.000,00,- 100%
Bidang Penagulangan Bencana Darurat dan Mendesak
Rp.11.700.000,00,- 100%
Silpa Tahun Sebelumnya
Rp.72.776.622,99,- 100%

Pendapatan APBDes Tahun 2026
Rp. 1.702.960.000,00

Hasil Usaha Desa
Rp. 5.000.000,- 100%
Hasil Aset desa
Rp. 70.000.000,- 100%
Dana Desa
Rp. 351.200.000,00,- 100%
Bagi Hasil Pajak dan Retribusi
Rp.123.197.600,00,- 100%
Alokasi Dana Desa

Rp. 359.631.000,00,- 100%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp. 445,797,003,00,- 100%
Pendapatan Lain-lain
Rp. 16.000.000,00,- 100%

Realisasi Belanja Tahun 2026
Rp. 0,00

Realisasi Bidang Pemerintahan Desa
Rp 291.097.259.00,- 48%
Realisasi Bidang Pelaksanaan Pembangunan
Rp.182.416.000.00,- 58%
Realisasi Pembinaan Kemasyarakatan
Rp. 8.355.000,00,- 42%
Realisasi Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp.1.755.000,00,- 42%
Realisasi Bidang Penangulangan Bencana Darurat dan Mendesak
Rp. 11.700.000,00,- 100%
Pengeluaran Pembiyayaan
Rp. 35.602.811,91,- 56%

RUANG KOMUNITAS DIGITAL DESA

Ruang Komunitas Digital Desa di Desa Pulosari merupakan wadah interaktif daring yang memungkinkan warga desa untuk terhubung, berbagi informasi, dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan komunitas. Dengan menggunakan teknologi informasi, ruang ini menyediakan platform untuk diskusi, penyampaian informasi penting, dan koordinasi kegiatan masyarakat

KLINIK UMKM

Klinik UMKM adalah pusat layanan konsultasi dan pelatihan yang didedikasikan untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Di sini, para pelaku UMKM dapat mendapatkan bimbingan ahli terkait manajemen usaha, Penggunaan TIK, pemasaran, keuangan, dan inovasi produk

POSYANTEK

Pos Pelayanan Teknologi adalah pusat layanan yang menyediakan akses dan dukungan dalam penerapan teknologi di masyarakat. Di pos ini, warga dapat memperoleh informasi terkini, konsultasi teknologi, serta pelatihan untuk meningkatkan literasi digital. Pos Pelayanan Teknologi berfungsi sebagai sumber daya utama untuk membantu masyarakat mengatasi tantangan dan memanfaatkan potensi positif dari perkembangan teknologi.

WIFI PUBLIK

Layanan WiFi Publik di Desa Pulosari merupakan fasilitas terkoneksi yang memungkinkan warga desa dan pengunjung untuk menikmati akses internet secara gratis. Dengan ketersediaan WiFi publik ini, masyarakat dapat dengan mudah terhubung secara online, mengakses informasi, berkomunikasi, dan menjalankan berbagai kegiatan digital

PERUSATAKAAN

Pusat pengetahuan yang menyediakan akses ke berbagai sumber bacaan untuk masyarakat desa. Dengan koleksi yang beragam, perpustakaan ini menjadi tempat yang inspiratif untuk membaca, belajar, dan mengembangkan minat literasi.

© PEMERINTAH DESA PULOSARI

DESA PULOSARI
Jl. Anjasmoro no 313 Pulosari Bareng Jombang Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang
Provinsi Jawa Timur Kode Pos 61474
Email: majupulosari@gmail.com
Telp: 081456038350

Flag Counter

Mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim Sulap Tebu Desa Pulosari Menjadi Gummy Tebu Bernilai Ekonomi

Pulosari – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPN Veteran Jawa Timur) Kelompok 31 Sandika Sahakara melaksanakan program kerja bertajuk Pemanfaatan Hasil Bumi Tebu Menjadi Gummy Tebu di Rumah Ibu Ima, Desa Pulosari, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat melalui inovasi pengolahan hasil bumi lokal guna meningkatkan nilai tambah komoditas tebu sebagai salah satu potensi unggulan desa.
Kegiatan tersebut diikuti oleh ibu-ibu pengajian, pelaku UMKM, perangkat desa, dan masyarakat Desa Pulosari yang antusias mengikuti pelatihan. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan inovasi pengolahan sari tebu menjadi gummy tebu, produk pangan modern yang tidak hanya memiliki cita rasa menarik, tetapi juga berpotensi menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat.
Program kerja ini disusun berdasarkan hasil observasi lapangan dan identifikasi potensi Desa Pulosari yang memiliki produksi tebu cukup melimpah. Melalui inovasi tersebut, mahasiswa berupaya memperkenalkan alternatif pemanfaatan tebu yang selama ini lebih banyak diolah menjadi gula, sehingga memiliki nilai tambah serta daya saing yang lebih tinggi.
Selama pelatihan, peserta memperoleh edukasi mengenai proses pembuatan gummy tebu berbahan dasar sari tebu, mulai dari pemilihan bahan baku, teknik pengolahan yang higienis, proses pencetakan, hingga pengemasan produk agar lebih menarik dan memiliki nilai jual. Mahasiswa juga memberikan wawasan mengenai peluang pemasaran serta pengembangan produk sebagai bagian dari pemberdayaan UMKM berbasis potensi lokal.


Salah satu perwakilan Mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur Kelompok 31 Sandika Sahakara Bagas Ludiyatno, menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat terhadap berbagai inovasi pengolahan hasil pertanian yang memiliki prospek ekonomi.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan bahwa tebu tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku gula, tetapi juga dapat diolah menjadi produk pangan yang lebih inovatif seperti gummy bear. Harapannya, masyarakat dapat melihat potensi ini sebagai peluang usaha yang mampu meningkatkan nilai jual hasil panen sekaligus menambah pendapatan keluarga,” ungkapnya. Sementara itu, Ibu Ainun selaku warga Desa Pulosari mengaku senang dengan adanya pelatihan tersebut. Menurutnya, inovasi yang diperkenalkan mahasiswa memberikan pengalaman baru yang dapat dikembangkan oleh masyarakat. “Pelatihan ini sangat bermanfaat karena kami jadi mengetahui bahwa tebu bisa diolah menjadi makanan yang unik dan disukai berbagai kalangan. Semoga ke depannya inovasi seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga menjadi produk khas Desa Pulosari yang memiliki nilai jual,” tuturnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Masyarakat tidak hanya mendengarkan materi yang disampaikan, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembuatan gummy bear, sehingga memperoleh pengalaman praktik yang dapat diterapkan secara mandiri maupun dikembangkan menjadi usaha rumah tangga.


Melalui program tersebut, Mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur Kelompok 31 menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi yang berangkat dari potensi lokal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Diharapkan, inovasi pengolahan tebu menjadi gummy tebu mampu menjadi inspirasi dalam mengembangkan produk unggulan Desa Pulosari sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Facebook
Telegram
LinkedIn
WhatsApp

Baca Berita Lainnya